Blog/15 Mei 2026·6 menit baca

Batas Karakter SMS 2026: 160 (GSM-7) vs 70 (Unicode/Emoji)

Batas karakter SMS bergantung pada pengkodean. 160 karakter untuk teks Latin biasa (GSM-7), 70 karakter untuk pesan apa pun dengan emoji, aksen khusus, atau Unicode (UCS-2). Pesan yang lebih panjang dipecah menjadi segmen yang digabungkan, ditagih secara terpisah oleh operator dan platform A2P.

Angka yang Penting

Pengkodean1 segmenPer segmen gabungan
GSM-7 (Latin biasa)160153
UCS-2 (Unicode / emoji)7067

Biaya Nyata SMS Multi-Segmen

Setiap segmen ditagih sebagai SMS terpisah oleh sebagian besar operator dan platform A2P (Twilio, MessageBird, Vonage). Pesan 250 karakter GSM-7 = 2 segmen = 2x biaya. Di UCS-2, 250 karakter = 4 segmen = 4x biaya. Dalam kampanye pemasaran dengan 100 ribu penerima, ini menjadi selisih jutaan rupiah per pengiriman.

Karakter yang Memaksa UCS-2

  • Kutipan pintar: “ ” ‘ ’ (gunakan kutipan lurus " ').
  • Em-dash: karakter dash panjang. Gunakan tanda hubung sederhana.
  • Aksen khusus: aksen tilde, sirkumfleks.
  • Emoji: apa pun.
  • Sirilik, Arab, Mandarin: karakter non-Latin apa pun.

A2P 10DLC: Aturan SMS Bisnis di AS

SMS aplikasi-ke-orang (A2P) pada nomor panjang 10-digit di AS sekarang memerlukan pendaftaran dengan The Campaign Registry (TCR). Merek harus mendaftarkan brand + kampanye + use case. Nomor yang tidak terdaftar mengalami filter agresif. Indonesia belum memiliki regulasi setara, tetapi tren globalnya jelas.

Cara Mengurangi Biaya SMS

  • Gunakan GSM-7 murni kapan pun memungkinkan. Hindari emoji di transaksional.
  • Ganti kutipan pintar dan tanda hubung panjang dengan versi lurus.
  • Gunakan tautan pendek (Bitly, link sendiri) daripada URL lengkap.
  • Tempelkan pesan Anda ke Penghitung Karakter untuk melihat segmen sebelum mengirim.

Hitung segmen SMS sebelum mengirim.

Buka Penghitung Karakter

Panduan Terkait

Frequently Asked Questions

SMS tunggal menampung 160 karakter ketika dikodekan dalam GSM-7, alfabet 7-bit default untuk teks Latin biasa. Jika pesan Anda menyertakan karakter di luar alfabet itu (sebagian besar emoji, kutipan pintar, huruf beraksen, Sirilik, CJK, dan sebagainya), operator beralih ke UCS-2 (Unicode 16-bit) dan batas segmen tunggal turun menjadi 70 karakter.

Setelah Anda melebihi 160 karakter GSM-7 atau 70 karakter UCS-2, pesan dipecah menjadi segmen yang digabungkan. Setiap segmen membawa header UDH 6-byte sehingga perangkat penerima dapat menjahit bagian-bagian itu kembali, itulah sebabnya segmen yang digabungkan adalah 153 GSM-7 atau 67 UCS-2 daripada 160 / 70 penuh.

Secara visual mereka terlihat seperti satu karakter, tetapi setiap emoji memaksa seluruh pesan ke pengkodean UCS-2. Sebagian besar emoji juga dihitung sebagai 2 unit kode UCS-2 (pasangan pengganti), sehingga satu emoji dapat menghabiskan 4 dari 70 karakter Anda. Menambahkan satu emoji ke pesan 100 karakter dapat membalikkan pengiriman 1-segmen menjadi 2-segmen.

GSM-7 adalah pengkodean 7-bit dengan sekitar 128 karakter dasar plus 10 karakter ekstensi, dioptimalkan untuk SMS Latin biasa. UCS-2 adalah pengkodean Unicode 16-bit yang digunakan setiap kali pesan berisi karakter di luar alfabet GSM-7. GSM-7 muat 160 karakter per segmen; UCS-2 muat 70.

Bahasa Indonesia standar tidak menggunakan diakritik, jadi sebagian besar SMS Indonesia tetap di GSM-7. Namun, kutipan pintar dari aplikasi modern, em-dash, atau emoji apa pun akan memicu UCS-2 dan memotong kapasitas dari 160 menjadi 70 per segmen. Tetap gunakan kutipan lurus untuk SMS hemat biaya.